grammar N5 Bab 4

Bab 4: Tata Bahasa Dasar N5 — Pola Kalimat "A wa B desu"

Memahami struktur fondasi kalimat bahasa Jepang: Partikel penanda topik WA (は) dan kopula sopan DESU (です).

Pola Kalimat Dasar: [A] は [B] です

Pola kalimat ini adalah struktur paling fundamental dalam bahasa Jepang, setara dengan kalimat nominal "A adalah B" dalam bahasa Indonesia.


1. Struktur Kalimat Positif:

[Subjek / Topik] は [Predikat / Keterangan] です。
(A wa B desu.)

Penjelasan Komponen:

  • は (dibaca "wa"): Partikel penanda topik pembicaraan. Walaupun ditulis dengan huruf hiragana 'ha', saat berfungsi sebagai partikel tata bahasa wajib dilafalkan "wa".
  • です (desu): Kata bantu penegas sopan (copula). Mengindikasikan rasa hormat terhadap lawan bicara di masa sekarang (present/future).

Contoh Kalimat:

  1. 私は学生です。
    • Watashi wa gakusei desu.
    • "Saya adalah seorang pelajar."
  2. 田中さんは日本人です。
    • Tanaka-san wa nihonjin desu.
    • "Sdr. Tanaka adalah orang Jepang."
  3. これは本です。
    • Kore wa hon desu.
    • "Ini adalah buku."

2. Struktur Kalimat Negatif:

[A] は [B] ではありません / じゃありません。
(A wa B dewa arimasen / ja arimasen.)
  • ではありません (dewa arimasen): Bentuk sopan formal (tertulis/resmi).
  • じゃありません (ja arimasen): Bentuk sopan santun percakapan sehari-hari.

Contoh:

  • 私は医者ではありません。
    • Watashi wa isha dewa arimasen.
    • "Saya bukan dokter."

3. Struktur Kalimat Tanya (Interogatif):

Cukup tambahkan partikel か (ka) di ujung kalimat tanpa perlu mengubah susunan kata:

[A] は [B] ですか。
(A wa B desu ka?)

Contoh & Respon:

  • Q: あなたはエンジニアですか。 (Anata wa enjinia desu ka? - "Apakah Anda seorang insinyur?")
  • A1 (Ya): はい、エンジニアです。 (Hai, enjinia desu.)
  • A2 (Bukan): いいえ、エンジニアではありません。学生です。 (Iie, enjinia dewa arimasen. Gakusei desu.)

Selesaikan Pelajaran Ini

Tandai selesai untuk mendapatkan +20 XP dan memperbarui streak harian.

Masuk untuk Menyimpan Progres
Tidak ada hasil instan untuk ""

Tekan ENTER untuk mencari di seluruh halaman kamus.

💡 Tekan ENTER untuk hasil lengkap | ESC untuk tutup